January 12, 2017

Tafsir Sejarah Dyah Lembu Tal Sebagai Ayah Raden Wijaya Pendiri Kerajaan Majapahit [4]

  Ranggah Rajasa ditulis sebagai Sri Girindratmasunu atau Sang Putra Girindra artinya sebagai putra Sri maharaja Girindra, raja Jenggala... thumbnail 1 summary
 

Ranggah Rajasa ditulis sebagai Sri Girindratmasunu atau Sang Putra Girindra artinya sebagai putra Sri maharaja Girindra, raja Jenggala yang menganut agama Siwa. Girindra artinya rajagunung, nama lain batara Siwa.

 

Pupuh 40/5 menyebutkan Ranggah Rajasa wafat atau berpulang ke Swarggaloka pada tahun 1227M dan didharmakan sebagai Siwa dan Boddha di Kagenengan dan Usana. Meski dikenal sebagai penganut Siwa, tetapi raja pertama Tumapel ini dihormati oleh para penganut agama Boddha. Itu tentunya karena selama memerintah, Ranggah Rajasa sangat melindungi para penganut Boddha. Hanya Ranggah Rajasa punya kelemahan yaitu dikenal sebagai tokoh yang menenggelamkan agama Wisnu warisan Erlangga.

Wafatnya maharaja Anusapati dalam kakawin Decawarnana pupuh 41/1

Pupuh 41/1: Bhatara sang anusanatha wka de bhatara sumilih wisesa siniwi. Lawasniran amukti ring rat apageh tikang sayawabhumi bekti matutur. Sakabdi tilakadri sambhu kalahan bhatara mulih ing girindrabhawana sireki winaun pradipa siwawimbha rikang sudarmma ri kidal.

Terjemahannya: Bhatara Anusapati, putera Sri Bhatara [putra Ranggah Rajasa], berganti menguasai tahta. Selama pemerintahannya, tanah Jawa pageh/tetap kokoh sentosa, bersembah bakti. Pada tahun saka 1170/1248M, Sri Bhatara [Anusapati] berpulang ke Girindrabuwana atau alam bhatara Siwa. Pradipa/cahaya beliau diwujudkan arca Siwa, didarmakan di Kidal.

Bhatara sang anusanatha adalah tokoh yang dalam serat Pararaton ditulis sebagai Anusapati. Anusanatha artinya memang sama dengan anusapati atau anusaraja. Meski ada kemungkinan punya nama lain, selama ini para sejarawan cenderung mengenalnya sebagai Anusapati, putra kandung pasangan Tunggul Ametung dan Ken Dedes.

Yang menarik dalam pupuh 41/1 adalah bahwa Sang Anusapati ditulis sebagai putra Ranggah Rajasa. Wka berasal dari kata weka, artinya putra laki. Bhatara Sang Anusanatha wka de bhatara, artinya bhatara Sang Anusanatha putra dari bhatara Kagenengan Ranggah Rajasa.

Buku Girindra Pararaja Tumapel Majapahit menulis bahwa selain putra tiri, Anusapati ternyata juga putra mantu Ranggah Rajasa.


Di kesempatan lain akan dipaparkan analisa sejarahnya mengapa Prapanca menulis Anusapati sebagai putra Ranggah Rajasa.

==========
SIWI SANG
BERSAMBUNG